Instalasi Linux vs Instalasi Windows: Mana yang Lebih Sulit ?
Lagi-lagi soal instalasi Linux, yang tiada habis perdebatan soal
mudah-tidaknya dibandingkan Windows. Sejauh pengamatan penulis, instalasi Linux
makin lama makin mudah, sedangkan instalasi Windows makin lama makin sulit :).
Jangan protes dulu, ini berlaku bagi mereka yang selama ini terbiasa menginstalasi
Windows 9x/Me dan akan bermigrasi menggunakan Windows XP. Kalau yang dulu pernah
merasakan instalasi Windows NT dan 2000 pasti tidak mengalami banyak perbedaan
saat menginstal Windows XP, wong pada hakikatnya sama, cuma beda tampilan. Sedangkan
mereka yang pernah merasakan instalasi Linux sebelum era CD booting pun akan
manggut-manggut kalau dikonfirmasi soal instalasi Linux yang makin gampang saja.
Berhubung penulis belum pernah menginstal Windows XP, maka perbandingan di bawah
ini berlaku untuk Windows 9x/Me/2000 (dan diasumsikan XP).
Perkembangan sistem operasi Linux di Indonesia, terutama sejak milenium baru banyak melahirkan distro-distro berbahasa Indonesia, atau setidaknya distro Linux 'buatan' komunitas IT Indonesia. Untuk diagram sejarah perkembangan asal-usul distro GNU/Linux Indonesia, bisa dilihat di situsnya Mas Made. Berikut ini daftar distro Linux Indonesia yang sempat dirilis (beberapa link mungkin down):
Kita mengenal virus sebagai ancaman terhadap komputer kita, namun sesungguhnya virus hanyalah salah satu bentuk dari apa yang disebut malware. Malware, secara umum, adalah program yang bersifat merusak komputer. Malware dibagi atas: virus, worm, trojan horse, spyware, backdoor, dan dialer/downloader.
Kesadaran akan hak cipta atau kekayaan intelektual (HaKI) khususnya di bidang komputer/informatika di Indonesia sudah mulai nampak. Masih segar di ingatan kita gonjang-ganjing seputar diberlakukannya UU Hak Cipta tahun 2003 yang lalu yang diikuti aksi sweeping di warnet-warnet. Beberapa aksi penangkapan terhadap pelaku pembajakan dan pengguna perangkat lunak bajakan yang sempat disidangkan cukup memberikan efek kejutan (shock therapy) bagi masyarakat Indonesia, khususnya pengguna komputer yang selama ini terbiasa menggunakan perangkat lunak tanpa memperhatikan kehalalannya.