Free web hosting by 100WebSpace.com free web space | Cheap Web Hosting | linux hosting | web hosting | dating | reseller hosting | report abuse | links
Professional web hosting
Today's Date: Thursday, 08 January 2009
You are here: Home
Random Articles
Distro Linux Berbahasa Indonesia: Bukan untuk Semua Orang ?

Menarik sekali mengamati perkembangan sistem operasi Linux di Indonesia. Popularitas Linux mulai menanjak pesat dalam empat tahun terakhir ini. Dulu, kita akan bengong jika ditanyai tentang Linux. Bahkan mereka yang sudah cukup akrab dengan komputer dan mengunakannya secara rutin pun akan menyangkanya semacam aplikasi atau game baru. Hanya mereka yang intensif mengikuti perkembangan teknologi informasi atau yang memang mempunyai latar belakang teknologi informasi yang tahu, minimal sudah mendengar, namun mungkin belum pernah melihat atau menggunakannya.Sekarang, semua media, terutama yang membahas soal teknologi informasi, sudah mengupas soal Linux, walau masih banyak yang belum memahami Linux sebenarnya. Kebanyakan mereka menganggap Linux itu Unix, bagian dari Unix, varian Unix yang gratis, atau hanya sekadar sebutan bagi versi Unix yang gratis. Padahal Linux tidak berhubungan sama sekali dengan Unix, kecuali namanya yang mengikuti bahasa slang Unix (pakai akhiran x, ingat AIX, HP-UX, Ultirix, Xenix, NeXT). Varian Unix yang gratis disebut BSD, dengan tiga ‘distro’ FreeBSD, OpenBSD, dan NetBSD.

Saat penulis pertama kali mengenal Linux tahun 1997, dengan distro Slackware, waktu itu distro Linux bisa dihitung dengan jari. Sekarang, ratusan distro sudah beredar, sebagian besar gratis atau menyediakan versi gratisnya (dan yang pasti masih boleh dikopi). Pertama kali menginstalasi Linux tahun 1998 dengan distro Mandrake, penulis sempat membayangkan suatu hari ada distro berbahasa Indonesia. Tahun 1999, harapan penulis terwujud dengan dirilisnya Trustix Merdeka. Selanjutnya menyusul distro Bijax, Rimba Linux, WinBI (SoftwareRI), dan TrustCafe (distro khusus untuk warnet). Hadirnya distro berbahasa Indonesia ini diharapkan akan meningkatkan penetrasi Linux di kalangan masyarakat, yang selama ini kesulitan mempelajari software komputer yang rata-rata berbahasa Inggris. Sebelumnya distro SuSE dan Mandrake sudah memasukkan bahasa Indonesia dalam program installernya, namun distro berbahasa Indonesia (diharapkan) menggunakan bahasa Indonesia di seluruh user interface-nya, mulai installer, pesan kernel, tampilan menu dan window, serta dialog program aplikasi.

Read more...
Daftar Distro Linux Indonesia (Always Updated)

By Administrator, on Monday, 06 June 2005

Views : 4537    

Favoured : 135

Published in : Article, Linux


Perkembangan sistem operasi Linux di Indonesia, terutama sejak milenium baru banyak melahirkan distro-distro berbahasa Indonesia, atau setidaknya distro Linux 'buatan' komunitas IT Indonesia. Untuk diagram sejarah perkembangan asal-usul distro GNU/Linux Indonesia, bisa dilihat di situsnya Mas Made. Berikut ini daftar distro Linux Indonesia yang sempat dirilis (beberapa link mungkin down):


Last update: Monday, 10 November 2008

Keywords : Article, Linux, Daftar Distro Linux Indonesia (Always Updated), distro, linux, indonesia, distribution
Editor's review User comments (4) Quote this article in website Favoured (135) Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles
Malware: Apa Itu dan Cara Menanganinya

By Administrator, on Monday, 03 March 2008

Views : 1087    

Favoured : 173

Published in : Article, IT


Kita mengenal virus sebagai ancaman terhadap komputer kita, namun sesungguhnya virus hanyalah salah satu bentuk dari apa yang disebut malware. Malware, secara umum, adalah program yang bersifat merusak komputer. Malware dibagi atas: virus, worm, trojan horse, spyware, backdoor, dan dialer/downloader.

 


Last update: Monday, 03 March 2008

Editor's review Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (173) Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles
Aplikasi Alternatif: Solusi Mengurangi Pembajakan dan Menyiapkan Migrasi Open Source

By Administrator, on Monday, 03 March 2008

Views : 892    

Favoured : 167

Published in : Article, IT


Kesadaran akan hak cipta atau kekayaan intelektual (HaKI) khususnya di bidang komputer/informatika di Indonesia sudah mulai nampak. Masih segar di ingatan kita gonjang-ganjing seputar diberlakukannya UU Hak Cipta tahun 2003 yang lalu yang diikuti aksi sweeping di warnet-warnet. Beberapa aksi penangkapan terhadap pelaku pembajakan dan pengguna perangkat lunak bajakan yang sempat disidangkan cukup memberikan efek kejutan (shock therapy) bagi masyarakat Indonesia, khususnya pengguna komputer yang selama ini terbiasa menggunakan perangkat lunak tanpa memperhatikan kehalalannya.

 


Last update: Monday, 03 March 2008

Editor's review Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (167) Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles
Upgrade Apache Roller 3.0 ke 4.0 (menggunakan GlassFish 2.0)

By Administrator, on Friday, 25 January 2008

Views : 1049    

Favoured : 169

Published in : Tutorial, IT


Instalasi Glassfish 2.0

  1. Tentu saja, Anda harus download dan instalasi Java SDK (JAVA_HOME dan PATH)
  2. Download Glassfish 2.0 dari https://glassfish.dev.java.net/public/downloadsindex.html
  3. Ekstrak file .jar hasil download dengan perintah: java -Xmx256m -jar <namafile>.jar
  4. Instalasikan Apache Ant 1.6.5, download dari http://ant.apache.org. Set ANT_HOME dan PATH sesuai sistem operasi.
  5. Edit file glassfish/setup.xml, sesuaikan setting port jika diinginkan.
  6. Jalankan perintah: ant -f setup.xml
  7. Jika tidak ada kesalahan (BUILD FAILED) maka instalasi Glassfish telah berhasil.
  8. Untuk menjalankan Glassfish gunakan perintah: bin/asadmin start-domain domain1
  9. Jika keluar status: Domain [domain1] is running berarti Glassfish telah berhasil dijalankan.
  10. Akses modul administrasi dengan menggunakan browser pada alamat: http://<server>:4848. Masukkan username admin dan password adminadmin.
  11. Untuk mematikan Glassfish gunakan perintah: bin/asadmin stop-domain domain1

Last update: Friday, 25 January 2008

Editor's review Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (169) Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles