Setelah memutuskan untuk mulai ber-Linux ria dan memilih distro
yang sesuai, maka selanjutnya adalah memikirkan program aplikasi apa yang bisa
dijalankan di atas Linux. Meski belum sempurna, hampir semua aplikasi sehari-hari
bisa ditemukan di Linux. Yang lebih menyenangkan lagi, sebagian besar di antaranya
gratis !, dan bukan itu saja, karena berlisensi GPL, aplikasi tersebut juga
menyediakan source codenya gratis dan dapat anda oprek sesuka hati, asalkan
anda juga menyediakan source code hasil oprekan anda itu. Berikut ini beberapa
contoh aplikasi sehari-hari di Linux :
Perkembangan sistem operasi Linux di Indonesia, terutama sejak milenium baru banyak melahirkan distro-distro berbahasa Indonesia, atau setidaknya distro Linux 'buatan' komunitas IT Indonesia. Untuk diagram sejarah perkembangan asal-usul distro GNU/Linux Indonesia, bisa dilihat di situsnya Mas Made. Berikut ini daftar distro Linux Indonesia yang sempat dirilis (beberapa link mungkin down):
Kita mengenal virus sebagai ancaman terhadap komputer kita, namun sesungguhnya virus hanyalah salah satu bentuk dari apa yang disebut malware. Malware, secara umum, adalah program yang bersifat merusak komputer. Malware dibagi atas: virus, worm, trojan horse, spyware, backdoor, dan dialer/downloader.
Kesadaran akan hak cipta atau kekayaan intelektual (HaKI) khususnya di bidang komputer/informatika di Indonesia sudah mulai nampak. Masih segar di ingatan kita gonjang-ganjing seputar diberlakukannya UU Hak Cipta tahun 2003 yang lalu yang diikuti aksi sweeping di warnet-warnet. Beberapa aksi penangkapan terhadap pelaku pembajakan dan pengguna perangkat lunak bajakan yang sempat disidangkan cukup memberikan efek kejutan (shock therapy) bagi masyarakat Indonesia, khususnya pengguna komputer yang selama ini terbiasa menggunakan perangkat lunak tanpa memperhatikan kehalalannya.